Radio Majas

Media ilmu tadabbur kalam ilahi

04

1. Menikah merupakan tanda kekuasaan Allah

 Allah ta’ala telah menetapkan sunnah  menikah guna memeriahkan kehidupan alam semesta sekaligus menjadikannya sebagai tanda kekuasaannya yang jelas.Allah Taala berfirman yang artinya :

 “ Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir”. Q.S.Ar Rum:21

2.Faedah menikah

 Menikah memiliki beberapa  faedah,diantaranya:

1.Menjaga dan memperbanyak keturunan

 Allah ta’ala berfirman:

يَاأَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيرًا وَنِسَاءً

 “Wahai sekalian manusia, bertakwalah kepada Rabb kalian yang telah menciptakan kalian dari jiwa yang satu dan dari jiwa yang satu itu Dia menciptakan pasangannya, dan dari keduanya Dia memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak.” (An-Nisa`: 1)

وَٱللَّهُ جَعَلَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًۭا وَجَعَلَ لَكُم مِّنْ أَزْوَٰجِكُم بَنِينَ وَحَفَدَةًۭ وَرَزَقَكُم مِّنَ ٱلطَّيِّبَٰتِ ۚ أَفَبِٱلْبَٰطِلِ يُؤْمِنُونَ وَبِنِعْمَتِ ٱللَّهِ هُمْ يَكْفُرُونَ

 “Dan Allah telah menjadikan bagi kalian dari jiwa –jiwa kalian pasangan-pasangan kalian,anak dan cucu dan memberikan rizqi yang baik-baik bagi kalian…Q.S.An Nahl:72

 2.Menjaga pasangan suami istri dari terjerumus dalam perbuatan keji dan menolak kejahatan syahwat,dapat menundukkan pandangan dari sesuatu yang diharamkan.

 Rasulullah bersabda:

يا معشر الشباب من استطاع منكم الباءة فليتزوج فإنه أغض للبصر وأحصن للفرج ، ومن لم يستطع فعليه بالصوم فإنه له وجاء  

 “Wahai para pemuda, barangsiapa diantara kalian telah memiliki kemampuan hendaknya ia menikah karena sesungguhnya menikah  akan menundukkan pandangan dan menjaga kemalua n dan barang siapa yang belum mampu menikah  maka puasa itu baginya adalah perisai.H.R.Bukhari dan Muslim

 3.Menenteramkan jiwa manusia

 Allah ta’ala berfirmanyang Artinya :

 “ Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir”. Q.S.Ar Rum:21

 4. Menciptakan suasana bahu membahu antara pasangan suami istri

 Dengan menikah suami istri dapat  bahu membahu dengan apik dalam beberapa hal di antaranya:

 a.Mewujudkan perintah Allah ta’ala dan rasulNya yang ia merupakan sarana asasi untuk menggapai kebahagiaan dunia dan akherat.

 b.Menunaikan hak biologis,membahagiakan qolbu suami istri

 c.Menjaga farji dan menjauhkan pasutri dari fitnah syahwat

 d.Menjaga keturunan manusia guna memakmurkan dunia

 e.Menjaga nasab

 f.Menjaga masyarakat dari berbagai macam penyakit berbahya, semacam HIV dan lain-lainnya.
g.Menjaga agama, menyucikan jiwa dan badan , menjaga kehormatan

 h.Mendapatkan do’a dari anak yang shalih

 i.Membuka pintu rizqi

 Rasulullah bersabda:

ثلاثة حق على الله عونهم: المجاهد في سبيل الله، والمكاتب الذي يريد الأداء، والناكح الذي يريد العفاف.

 “Ada 3 golongan yang wajib bagi  Allah untuk menolong mereka : (1) seorang budak yang tengah mengansur pembayaran kepada majikannya  guna kemerdekaan dirinya. (2) Seorang yang menikah demi memelihara kehormatan dirinya . (3) mujahid di jalan Allah.”H.R.At Tirmidzi dihasankan oleh syaikh al Baniy.

 3. Hukum Menikah

 Menikah berlaku baginya lima hukum taklifi:

 1.Wajib

 Seseorang  yang takut terjerumus ke dalam perzinaan jika meninggalkan pernikahan ia wajib menikah menurut kebanyakan ahli fikih.Sebagian ahli ilmu tidak membedakan apakah ia mampu member nafkah atau tidak mampu,karena Allah menjanjikan kekayaan bagi orang yang menikah.Allah ta’ala berfirman:

 ﴿ وَأَنْكِحُوا الْأَيَامَى مِنْكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِنْ يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

 ‘Kawinkanlah orang-orang yang masih sendirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak nikah diantara hamba-hamba sahayamu yang laki dan yang perempuan. Jika mereka fakir, Allah akan memampukan mereka dengan karunia Nya. Allah Maha Luas (pemberiannya) lagi Maha Mengetahui. (QS. al Nur : 32

 Dan juga Nabi menikahkan seorang sahabat yang tidak memiliki harta apapun kecuali hafalan al Qur’an.

 2.Sunnah

 Seseorang yang memiliki keinginan untuk menikah namun tidak takut terjerumus ke dalam perzinaan.Barangsiapa yang kondisinya seperti ini disunnahkan untuk menikah karena maslahat menikah sangatlah banyak,bahkan menikah lebih utama dibandingkan menyibukkan diri dengan ibadah sunnah yang lain.Saking pentingnya menikah, sahabat Ibnu Mas’ud mengatakan:

 “Kalau seandainya tidaklah tersisa dari umurku 10 hari dan saya tahu akan meninggal di akhir hari ke sepuluh tersebut sedangkan saya memiliki kemampuan untuk menikah sungguh saya akan menikah karena takut fitnah”

 Berkata Umar kepada Abu Zawaid:

 “Tidaklah mencegahmu dari menikah kecuali kelemahan dan kefajiran”.

 Berkata imam Ahmad: “Membujang sama sekali bukanlah dari islam ”

 3.Mubah

 Seseorang apabila tidak memiliki syahwat untuk menikah karena tua atau memiliki sakit impoten

 Dan lain-lainnya namun wanita yang ia nikahi ridho dengan hal tersebut karena menikah bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan biologis semata namun memiliki hikmah dan faedah yang lainnya seperti telah dipaparkan dalam pembahasan sebelumya.

 4.Makruh 

 Seseorang apabila tidak memiliki syahwat untuk menikah karena tua atau memiliki sakit impoten dan  lain-lainnya sedangkan sang wanita karena hal tersebut mendapatkan kemadharatan dan tidak dapat menjaga dirinya serta tidak mendapatkan maksud dari pernikahannya.

 5.Haram

 Seseorang apabila menikah maka pernikahannya dapat membawanya kepada melakukan hal-hal yang diharamkan secara syar’iy atau tujuan pernikahnnya adalah untuk memadharatkan sang wanita yang menikah dengannya.

 Akhirnya……

Semoga bermanfaat dan marilah kita memakmurkan dunia dengan menikah dan mengosongkannya dari membujang yang tercela…

 Diangkat dari :

 Mading Santri Pondok Pesantren Syaikh Jamilurrahman

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply


  • Radio Streaming