Radio Majas

Media ilmu tadabbur kalam ilahi

valentines-day-not-haram

Syaikh Abdul ‘Aziz Ar Rajihi, pernah ditanya ” Apa hukum merayakan hari ulang tahun,hari ibu, dan hari jadi pernikahan ?

Jawaban :

Ini adalah perayaan yang salah (batil) dan perbuatan bid’ah yang tidak ada asalnya dari syariat.(Baik) hari ulang tahun ,hari ibu ,hari Nairuz,semua ini adalah  prilaku jahiliyyah dan juga merupakan kebiasaan kaum yahudi dan Nasrani .

Tidak diperbolehkan juga seseorang memperingati hari kasih sayang ( Hari Valentine ). ini juga merupakan peringatan yang sudah banyak menjalar ditengah kaum muslimin,sehingga sebagian orang pada hari itu memakai baju merah ,saling memberikan kado kado berwarna merah,memakan berbagai makanan tertentu .

Semua ini mengikuti budaya kaum nasrani ini semua batil dan merupakan kemungkaran yang besar . Karena dalam perayaan-perayaan ini terdapat unsur tasyji’ (motivasi) untuk mengikuti mereka.padahal Nabi shallallahu alaihi wasallam telah bersabda yang artinya :

” Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia bagian dari mereka.” ( Riwayat Abu Daud dan yang lainnya,dishahihkan oleh Al Albani )

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah mengatakan, “Paling tidak,hadits ini menghasilkan hukum haram,atau jika tidak,yang nampak dari hadits ini menunjukan kekufuran.”

Inilah yang dilakukan sebagian orang karena kelemahan dan kekurangan yang ada pada imannya.Mereka menyerupai kaum Nasrani dalam merayakan hari kasih sayang dengan memakan makanan tertentu,saling memberi hadiah,memakai pakaian serba merah atau membuat kendaraannya yang serba Merah ,Demikian juga makanannya lalu saling memberi hadiah ,saling bertukar ucapan selamat hari kasih sayang .

Semua ini merupakan bentuk kebatilan dan kemungkaran. Dan semua ini juga merupakan maksiat yang besar yang menjauhkan seseorang dari Allah Subhanahu wa ta’ala , bukan malah mendekatkan diri kepada-Nya .Dan perbuatan ini juga disukai setan ,karena menyerupai kaum nasrani dan juga Musuh-musuh Allah Subhanahu wa ta’ala.

Maka menjadi wajib hukumnyauntuk menghindari diri dari perbuatan tersebut, tidak boleh mengikuti kebiasaan mereka,baik dengan berpakaian merah ,atau menghadiahkan bunga,atau memberikan ucapan-ucapan,atau membuat makanan tertentu,dan wajib juga untuk tidak menerima semua pemberian ini . Karena semua ini adalah bentuk kebatilan .

( Kita ) Wajib mengingkari dan memperingatkan orang-orang yang melakukan perbuatan tersebut,serta menjelaskan kepada mereka bahwa perbuatan itu adalah batil dan merupakanmaksiat yang besar dosanya yang membuat ia semakin jauhdari Allah Subhanahu wa ta’ala bukan mendekatkan diri kepadanya.

( Sumber : http://shrajhi.com//Fatawa/ID/1461 )

 

Semoga Bermanfaat 😀

Categories: Artikel

Leave a Reply


  • Radio Streaming