Radio Majas

Media ilmu tadabbur kalam ilahi

Saudaraku seiman, siapakah di dunia ini yang tidak ingin hidup bahagia?

Semua orang pasti ingin hidup bahagia, baik si miskin ataupun si kaya, si pejabat ataupun rakyat, konglomerat ataupun orang mlarat, semua i gin hidup bahagia..

Ketahuilah wahai saudaraku, bahagia itu letaknya di dalam hati, sementara hati dalam kuasa Allah, Dia Maha Mampu menjadikan hati bahagia ataupun sengsara..

Manusia tidak akan bisa meraih kebahagiaan jika Allah tidak memberikan, maka mintalah kebahagiaan kepadaNya dengan mengikuti jalan kebahagiaan yang Dia tunjukkan.

Manakah jalan kebahagiaan itu? Jawabannya ada dalam firman Allah berikut ini:
(ياأيهاالذين آمنوااستجيبوالله وللرسول إذا دعاكم لما يحييكم واعلموا أن الله يحول بين المرء وقلبه وأنه إليه تحشرون)
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman penuhilah seruan Allah dan rasulNya jika menyeru kalian kepada suatu yang memberikan kehidupan(hati), dan ketahuilah sesungguhnya Allah membatasi antara seseorang dan hatinya, dan sesungguhnya hanya kepadanya mereka di kumpulkan”. (QS. Al-anfal:24)

Syaikh Nashir assa’dy menjelaskan:
“Sesungguhnya hidupnya hati dan roh itu dengan menjalankan ibadah kepada Allah, dan senantiasa menjaga ketaatan kepada Allah dan rasulNya secara kontinyu”. (Tafsir kalimurrahman. Karya Syaikh Nashir assa’dy)
Senantiasa beribadah kepada Allah, taat kepadaNya dan taat kepada RasulNya tidak mungkin bisa di lakukan kecuali oleh orang yang benar-benar mengenal Allah.

Dengan mengenal Allah seseorang akan memiliki shifat: takut kepada Allah, mengharap dan cinta kepadaNya.
Tiga sifat inilah yang akan menjadikan seseorang senantiasa beribadah kepada Allah, taat kepadaNya dan kepada rasulNya,dan di situlah letak kebahagiaan yang sebenarnya.

Malik bin Dinar berkata:
(خرج أهل الدنيا من الدنيا ولم يذوق ا أطيب ما فيها، فقيل: فماهي يا أبايحيى؟ قال: معرفة الله)
“penduduk dunia meninggalkan dunia dalam kondisi belum pernah mencicipi kenikmatan dunia yang paling indah. Lalu beliau di tanya apakah itu wahai Abu Yahya? Maka beliau jawab: mengenal Allah”.

 

Penulis : Ust. Muslam Abu Zainabmajas99

Categories: Artikel

Leave a Reply


  • Radio Streaming