Radio Majas

Media ilmu tadabbur kalam ilahi

Definisi
Mandi janabah adalah mengguyurkan seluruh badan dengan air yang (thahur) suci untuk mengangkat hadats besar.

Dalil-dalil Disyareatkan Mandi Janabah
? Firman Allah Ta’ala:
وإن كنتم جنبا فاطهروا
Artinya: jika kalian junub maka bersucilah (mandi)… Q.S. Al-Maidah: 6
?Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
إذا جلس بين شعبها الأربع ثم جهدها فقد وجب الغسل
Artinya: Apabila ia telah duduk di antara cabang yang empat kemudian bersungguh-sungguh (jima’), maka ia wajib mandi. Muttafaq ‘Alaihi dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu anhu.

Sebab-sebab Janabah (hadats besar):
1⃣ Keluarnya air mani (Sperma) dalam keadaan terjaga ataupun tidur
2⃣ Bertemunya khitan laki-laki dan perempuan (berhubungan badan) meskipun tidak keluar sperma
3⃣ Setelah selesai haid dan nifas
4⃣ Orang kafir apabila masuk Islam

Syarat Mandi Janabah:
Niat mandi janabah

Rukun Mandi Janabah:
Sampainya air ke seluruh badan, hingga ke dasar rambut dan kulit.

Tata Cara Mandi Janabah:
1⃣ Mencuci kedua tangan tiga kali
2⃣ Mencuci kemaluan tiga kali
3⃣ Berwudhu sempurna seperti wudhu untuk sholat
4⃣ Mengguyurkan air ke kepala sehingga sampai ke akar rambut tiga kali (rambut wanita yang dikepang tidak wajib dibuka-pent)
5⃣ Mengguyurkan air ke seluruh badan dengan mendahulukan sisi kanan badan.

Catatan:
1⃣Tata cara mandi di atas adalah cara sempurna, jika seseorang langsung mengguyur badannya dengan air atau menceburkan diri di kolam air maka sah mandinya, namun sebaiknya dia juga berkumur-kumur dan memasukkan air ke hidung.
2⃣ Boleh memakai sampo atau sabun mandi ketika mandi, namun hal itu tidak wajib
3⃣ Hendaknya menghemat air ketika mandi
4⃣ Setelah selesai mandi, seseorang boleh sholat tanpa wudhu lagi, karena dengan mandi janabah telah terangkat hadats besar dan hadats kecil sekaligus.
wallahu a’lam
Ustadz Agus Santoso

Maraji’: Fikih Sunnah Linnisa’

Categories: Artikel, Fiqih

Leave a Reply


  • Radio Streaming